# Membuat Template WhatsApp Message

Sedangkan untuk Anda yang baru saja menggunakan WhatsApp Broadcast, laman ini akan kosong, sehingga Anda perlu membuat *WhatsApp Template* dengan cara menekan tombol **Create Template.**

<figure><img src="/files/HnVyj5XeqdzjYjcOvXH4" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

Masukkan nama dari template yang dibuat pada bagian **Template Name**. Lalu, pilih bahasa yang digunakan dalam pesan dalam template pada **Language**.

Pilih kategori template **Marketing** jika pesan template Anda berupa promosi dan informasi terkait layanan Anda. Sementara itu, pilih template **Utility** jika pesan yang dikirim adalah update terkait informasi penting, misalnya detail pemesanan dan pengiriman atau perubahan pada akun pelanggan.

Klik **Continue** untuk melanjutkan.

<figure><img src="/files/CsNL28sBXQdK9UuiTxYv" alt="" width="563"><figcaption></figcaption></figure>

Kemudian, Anda akan masuk ke halaman **Create Template** untuk mulai membuat template broadcast WhatsApp.&#x20;

### Menambahkan Header

Selanjutnya, pada kolom **Header** akan terdapat tiga opsi yang bisa Anda pilih: **None, Media,** atau **Text.**

Jika Anda memilih **None**, pesan broadcast Anda tidak menggunakan pesan pembuka.

<figure><img src="/files/B3wue6lyPKG4vMRls6MU" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

Pilih tipe header **Media** jika Anda ingin menambahkan pesan pembuka berupa gambar, video, atau dokumen.

<figure><img src="https://uploads.developerhub.io/prod/868d/3saq0w2it8q3epyksadei306mfb1y4t8qhkkqs6o88h26h1yqhjvs47z5at3jadu.png" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

Kemudian untuk **Text**, Anda akan mengisi *WhatsApp Template* dengan teks yang dibatasi hanya 60 karakter saja.

<figure><img src="https://uploads.developerhub.io/prod/868d/w9i7evsikimgz2nfjrmr8s7y9mo5ufgltcr4b46ir7jut3m5obgypnt2btl0vt0x.png" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

### Menambahkan Body

Selanjutnya, masukkan pesan template pada bagian **Body**. Anda juga dapat mempersonalisasikan pesan sesuai dengan data pelanggan dengan mengklik variable yang dibutuhkan pada bagian **Add Variable**.

<figure><img src="/files/y2Ai2fyPhSBcIkEJkWUz" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

### Menambahkan Footer

Untuk menambahkan pesan penutup dari broadcast WhatsApp, tambahkan kalimat tersebut pada bagian **Footer**.

<figure><img src="/files/Yz5Q4MBJOnS1oDRnxDLL" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

### Menambahkan Button

Terakhir, jika Anda ingin menambahkan tombol yang dapat mempermudah pelanggan dalam berinteraksi dengan pesan broadcast Anda, klik **Add Button** dan pilih jenis tombol yang diinginkan.

<figure><img src="/files/8YSP3FMwSvab5OLpNn1h" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

#### Button Quick Reply

Untuk menambahkan tombol untuk pelanggan dapat mengirimkan template balasan, pilih tipe tombol **Quick Reply**. Lalu, masukkan template balasan pada bagian Button Text.

<figure><img src="/files/98XwmMRocVwrRXUz59GJ" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

#### Button Call To Action

Selain itu, Anda juga menambahkan tombol yang dapat mengarahkan pelanggan untuk mengunjungi website atau menghubungi nomor telepon tertentu dengan menggunakan tombol jenis **Call to Action**.

<figure><img src="/files/s0TxwDP9qCpxqTeh4j4e" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

Jika Anda sudah mengatur semua informasi yang dibutuhkan dalam pesan template, periksa kembali tampilan pesan tersebut pada bagian **Preview**.

<figure><img src="https://uploads.developerhub.io/prod/868d/nwvfp6ut6rzhktlj11m6xiiuyt8jlai4xy7gysxzq16i81qk57pc3vytpaw7jqn2.png" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

Klik tombol **Submit** untuk menyelesaikan pembuatan template dan mengajukan template untuk direview oleh OCA Indonesia dan Meta.

<figure><img src="/files/CfpgkJzrFajVDEV17rpI" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

Klik **Yes, Submit** untuk mengkonfirmasi pengajuan template Anda.

<figure><img src="/files/a7RAUeoTu13KtSFuzfcj" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

Template baru dapat digunakan dalam broadcast WhatsApp setelah disetujui dan memiliki status **Approved**. Pantau status dari template Anda pada halaman WhatsApp Template.

<figure><img src="/files/HnVyj5XeqdzjYjcOvXH4" alt=""><figcaption></figcaption></figure>

## Kriteria Pengajuan Template

Panduan ini membantu Anda membuat dan mengajukan WhatsApp Business Message Template di dashboard OCA agar peluang disetujui oleh Meta lebih tinggi.

***

### 1) Pahami kategori template

Template WhatsApp harus masuk salah satu kategori berikut:

* Marketing (Promotional): promosi, diskon, campaign, announcement.
* Utility (Transactional): pembaruan yang sudah “di-agree” user, mis. konfirmasi pesanan, pengingat, notifikasi transaksi, status pengiriman.
* Authentication: OTP / kode verifikasi (memiliki batasan khusus).

Catatan penting:

* Jangan mencampur konten promosi ke template Utility. Campuran promosi + transaksi biasanya akan diklasifikasikan sebagai Marketing dan berisiko ditolak.

***

### 2) Struktur & penamaan template

* Pilih kategori yang paling sesuai dengan isi pesan.
* Nama template wajib format huruf\_kecil\_dan\_garis\_bawah (snake\_case).
  * Benar: notifikasi\_pembayaran\_berhasil
  * Salah: Notifikasi Pembayaran Berhasil
* Gunakan satu bahasa yang konsisten untuk seluruh bagian template (header, body, footer).

***

### 3) Batas karakter per bagian

* Body (wajib): maksimal 1024 karakter.
* Header teks (opsional): maksimal 60 karakter.
  * Hanya boleh 1 variabel.
  * Tidak boleh diawali/diakhiri variabel.
  * Wajib plain text (tanpa emoji, tanpa format bold/italic/underline/strikethrough).
* Footer teks (opsional): maksimal 60 karakter.
  * Plain text saja.
  * Tidak boleh ada variabel.
  * Disarankan tidak memakai emoji maupun formatting.

***

### 4) Aturan konten (body) yang aman untuk approval

* Tulis ringkas, jelas, profesional, dan minim typo.
* Hindari “spammy wording”, terlalu banyak huruf kapital, atau berlebihan emoji.
* Jangan gunakan HTML/Markdown selain format sederhana yang memang didukung WhatsApp di body (mis. bold/italic/strikethrough/code). Header dan footer harus plain text.
* Line break/newline sebaiknya dihindari (kalau terpaksa, maksimal 1).
* Hindari tab atau spasi beruntun lebih dari 4.

***

### 5) Variabel (placeholder) / parameter dinamis

Gunakan placeholder untuk data dinamis (nama, nomor pesanan, nominal, dsb).

Aturan format & penempatan:

* Gunakan format variabel sesuai sistem OCA (contoh: \[name], \[alamat], \[nomor\_pesanan], \[nominal]) dan pastikan konsisten.
* Variabel tidak boleh berada di awal atau akhir body.
  * Benar: Hai \[name], terima kasih.
  * Salah: \[name], terima kasih.
* Jangan menaruh dua variabel berdampingan tanpa pemisah.
  * Benar: Pesanan Anda \[nomor\_pesanan] akan dikirim ke \[alamat].
  * Salah: Pesanan Anda \[nomor\_pesanan]\[alamat].
* Pastikan penomoran variabel rapi dan berurutan; hindari placeholder yang “menggantung” atau typo pada tanda kurung.
* Maksimal jumlah variabel:
  * Header teks: maks. 1 variabel.
  * Footer: 0 variabel (tidak boleh ada variabel).
  * Body: tidak ada “hard limit” jumlah variabel, namun semua variabel tetap dihitung ke batas 1024 karakter dan tetap wajib mengikuti aturan penempatan (tidak di awal/akhir, tidak berdampingan).

***

### 6) Media (header media) & ukuran file

Jika memakai header media, pastikan format dan ukuran sesuai:

* Gambar: .jpeg / .png, maks 5 MB
* Video: .mp4 / .3gp, maks 16 MB
* Dokumen: .txt, .xls, .xlsx, .doc, .docx, .ppt, .pptx, .pdf, maks 50 MB

Praktik terbaik:

* Unggah sampel media saat mengajukan template dengan header media agar konteks pesan jelas.

***

### 7) Button (CTA / Quick reply)

* Pastikan label tombol ringkas.
  * Batas label mengikuti aturan penyedia/kanal; aman gunakan ≤ 20–25 karakter.
* Hindari URL shortener (mis. [bit.ly](http://bit.ly)). Gunakan domain lengkap dengan https\://
* Jangan memasukkan variabel pada quick-reply button.
* Untuk CTA website, gunakan URL lengkap (https\://...).

***

### 8) Hal yang wajib dihindari (penyebab umum penolakan)

* Kategori tidak sesuai (marketing dimasukkan ke utility).
* Meminta data sensitif: nomor kartu kredit lengkap, NIK, kata sandi, dsb.
* Bahasa mengancam/menekan user (mis. “Bayar sekarang atau akun diblokir”).
* Penggunaan simbol berlebihan yang tidak relevan (#, $, %, dsb.).
* Duplikasi konten: template yang identik/sangat mirip dengan template yang sudah ada.
* Link yang berpotensi bermasalah: URL shortener, atau link WhatsApp langsung (mis. [wa.me](http://wa.me)) jika tidak diperlukan.

***

### 9) Sending restriction (khusus Marketing)

* Marketing template tidak bisa dikirim ke penerima US (+1).

***

### 10) Proses approval & timeline

Status umum:

* Inreview: sedang direview dengan SLA 3x24 jam.
* Approved: template siap dipakai.
* Rejected: ditolak (perbaiki sesuai alasan penolakan lalu ajukan ulang sebagai template baru).

Catatan penting:

* Template yang sudah disubmit tidak dapat diedit. Jika ditolak, buat versi baru dengan perbaikan.

***

### Checklist cepat sebelum submit

* Kategori sudah sesuai isi.
* Nama template snake\_case.
* 1 bahasa konsisten.
* Body ≤ 1024 karakter.
* Header/footer (jika ada) plain text dan sesuai batas.
* Variabel tidak di awal/akhir dan tidak berdampingan.
* Tidak minta data sensitif.
* URL bukan shortener dan pakai https\://


---

# Agent Instructions: Querying This Documentation

If you need additional information that is not directly available in this page, you can query the documentation dynamically by asking a question.

Perform an HTTP GET request on the current page URL with the `ask` query parameter:

```
GET https://docs.ocaindonesia.co.id/oca-blast/panduan-oca-blast/broadcast/whatsapp-broadcast/membuat-template-whatsapp-message.md?ask=<question>
```

The question should be specific, self-contained, and written in natural language.
The response will contain a direct answer to the question and relevant excerpts and sources from the documentation.

Use this mechanism when the answer is not explicitly present in the current page, you need clarification or additional context, or you want to retrieve related documentation sections.
